Dalam Kompi C sebuah pasukan sudah berbulan-bulan bertugas di pedalaman Irian Jaya, sampai suatu ketika mereka dikumpulkan oleh sang komandan.
"Saya ada dua berita untuk kalian, berita bagus dan berita buruk. Berita bagusnya, hari ini pakaian dalam kita akan diganti..."
"Horeeee! Siap, komandan!" seru seluruh anggota pasukan dengan sukacita.
"Nah, sekarang berita buruknya. Bambang, ganti pakaian dalammu dengan punya Joko. Iwan, kamu ganti dengan punya Budi..."
Kamis, 10 Januari 2013
PENGALAMAN PERTAMA SOPIR TAXI
Setelah berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi untuk menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga. Sopir taksi begitu terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja menabrak mobil lain. Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi," kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
"Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak."
"Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan penumpang pertama."
"Oh begitu. Trus kok bisa kaget begitu?"
"Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah."
"Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi," kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
"Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak."
"Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan penumpang pertama."
"Oh begitu. Trus kok bisa kaget begitu?"
"Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah."
Selasa, 08 Januari 2013
Dibawa Kemana Pendidikan Kita ? -Belajar dari Jepang-
Mencermati realitas pendidikan Indonesia saat ini, kita harus jujur mengatakan bahwa sistem pendidikan yang dibangun masih belum ideal. Masih banyak ditemukan catatan kekurangan dalam beberapa hal. Misal digugatnya UAN oleh beberapa pihak, cacatnya pelaksanaan UAN karena berbagai fakta kecurangan yang dilakukan oleh oknum pendidik, tidak klop-nya pendidikan dengan dunia kerja, mahalnya biaya pendidikan, sarana pendidikan yang masih kurang memadai, dan lain-lain.
Menarik untuk mencermati pendidikan di Jepang. Jepang mewajibkan pendidikan dasar 9 tahun bagi warganya, sama seperti kita. Bedanya, pemerintah hingga lini terbawah siap dengan kebijakan pendidikan wajib 9 tahun tersebut. Akses masyarakat terhadap sarana pendidikan sangat mudah, karena setiap distrik pasti memiliki SD dan SMP dengan standar kualitas yang sama di seluruh Jepang. Dan semua biaya pendidikan dasar itu digratiskan…tis..tis… Kecuali untuk beberapa keperluan misal karya wisata, bentou (makan siang ).
Satu hal yang juga menarik, pendidikan dasar (shougakkou -SD) tidak mengenal ujian kenaikan kelas. Siswa yang telah menyelesaikan proses belajar di kelas satu secara otomatis akan naik ke kelas dua, demikian seterusnya. Ujian akhir pun tidak ada, karena SD dan SMP (Chougakkou ) masih termasuk kelompok compulsory education , sehingga siswa yang telah menyelesaikan studinya di tingkat SD dapat langsung mendaftar ke SMP. Lantas, bagaimana mengevalusi para siswanya ?
Satu hal yang juga menarik, pendidikan dasar (shougakkou -SD) tidak mengenal ujian kenaikan kelas. Siswa yang telah menyelesaikan proses belajar di kelas satu secara otomatis akan naik ke kelas dua, demikian seterusnya. Ujian akhir pun tidak ada, karena SD dan SMP (Chougakkou ) masih termasuk kelompok compulsory education , sehingga siswa yang telah menyelesaikan studinya di tingkat SD dapat langsung mendaftar ke SMP. Lantas, bagaimana mengevalusi para siswanya ?
Tentu saja tetap ada proses evaluasi. Guru tetap melakukan ulangan sesekali untuk melihat kemampuan dan daya serap murid terhadap pelajaran. Nilai yang diberikan bukan berupa angka, tapi huruf A, B, C, kecuali untuk pelajaran matematika. Nanti di kelas 4, 5 dan 6 SD para murid diberikan test IQ untuk melihat tingkat kemampuannya. Tapi hasil test itu bukan bertujuan untuk mengelompokkan para murid. Sistem pendidikan di Jepang tidak mengenal klasifikasi kelas berdasarkan tingkat kecerdasan siswa (ada kelas unggulan, sekolah unggulan dan seterusnya, seperti di Indonesia ). Semua kelas terdiri dari anak-anak dengan beragam tingkat kecerdasan. Jepang juga tidak mengenal sistem pemberian ranking atau peringkat kepada muridnya. Sehingga semua murid tak ada yang merasa lebih dari teman-temannya. Hasil test IQ tersebut nantinya digunakan untuk memberikan perhatian “lebih” kepada murid dengan IQ di atas normal dan di bawah normal.
Kantor pemerintah pada lini terbawah (distrik ) mempunyai data lengkap tentang penduduk di wilayahnya, termasuk data anak yang sudah masuk usia sekolah (sudah berusia 6 tahun atau lebih hingga bulan Maret tahun tersebut ). Orang tua akan dikirimi surat oleh kantor distrik yang berisi panggilan untuk memasukkan anaknya ke sekolah, berikut daftar SD negeri yang terdekat dari tempat tinggalnya. Anak tidak diperbolehkan mendaftar SD dan SMP di luar wilayah tempat tinggalnya karena mereka mulai dididik untuk mandiri. Anak-anak di Jepang semenjak SD tak diperkenankan untuk diantar orang tuanya ke sekolah. Nah, bagaimana jika penduduk di distrik tersebut sedikit ? Pendidikan di kelas tetap berlangsung walau hanya dihuni oleh 10 orang siswa sekalipun.
Untuk menjamin kualitas pendidikannya, pemerintah mengontrol dengan ketat seluruh sekolah di Jepang. Kualitas sekolah negeri di semua distrik sama, dalam arti fasilitas sekolah, bangunan, tenaga pengajar dengan persyaratan yang sama (guru harus memegang lisensi mengajar yang dikeluarkan oleh Educational Board setiap prefecture ). Oleh karena itu mutu siswa SD dan SMP di Jepang yang bersekolah di sekolah negeri dapat dikatakan “sama”, sebab Ministry of Education mengondisikanequality di semua sekolah.
Untuk menjamin kualitas pendidikannya, pemerintah mengontrol dengan ketat seluruh sekolah di Jepang. Kualitas sekolah negeri di semua distrik sama, dalam arti fasilitas sekolah, bangunan, tenaga pengajar dengan persyaratan yang sama (guru harus memegang lisensi mengajar yang dikeluarkan oleh Educational Board setiap prefecture ). Oleh karena itu mutu siswa SD dan SMP di Jepang yang bersekolah di sekolah negeri dapat dikatakan “sama”, sebab Ministry of Education mengondisikanequality di semua sekolah.
Di tingkat SMP dan SMA – sama seperti di Indonesia – ada dua kali ulangan, mid test dan final test, tetapi tidak bersifat wajib atau nasional. Hanya beberapa prefecture saja yang melaksanakan final test. Final test dilaksanakan serentak selama tiga hari, dengan materi ujian yang dibuat oleh sekolah berdasarkan standar dari Educational Board di prefecture tersebut. Penilaian kelulusan siswa SMP dan SMA tidak berdasarkan hasil final test saja, tapi akumulasi dari nilai tes harian, ekstra kurikuler, mid test dan final test. Dengan sistem seperti ini, tentu saja hampir 100% siswa naik kelas atau dapat lulus.
Selanjutnya siswa lulusan SMP dapat memilih SMA yang diminatinya, tetapi kali ini mereka harus mengikuti ujian masuk SMA yang bersifat standar. Artinya soal ujian dibuat oleh Educational Board di setiap prefecture. Dalam memilih SMA, siswa berkonsultasi dengan guru, orang tua atau disediakan lembaga khusus di Educational Board yang bertugas melayani konsultasi dalam memilih sekolah. Ujian masuk pun hampir serentak di seluruh Jepang dengan bidang studi yang sama yaitu, Bahasa Jepang,English, Math, Social Studies, dan Science. Di level SMA ini, siswa dapat memilih sekolah di distrik lain.
Selanjutnya siswa lulusan SMP dapat memilih SMA yang diminatinya, tetapi kali ini mereka harus mengikuti ujian masuk SMA yang bersifat standar. Artinya soal ujian dibuat oleh Educational Board di setiap prefecture. Dalam memilih SMA, siswa berkonsultasi dengan guru, orang tua atau disediakan lembaga khusus di Educational Board yang bertugas melayani konsultasi dalam memilih sekolah. Ujian masuk pun hampir serentak di seluruh Jepang dengan bidang studi yang sama yaitu, Bahasa Jepang,English, Math, Social Studies, dan Science. Di level SMA ini, siswa dapat memilih sekolah di distrik lain.
Untuk masuk universitas, siswa lulusan SMA diharuskan mengikuti ujian masuk universitas yang berskala nasional. Ini yang dianggap `neraka` oleh sebagian besar siswa SMA. Sebagian dari mereka memilih untuk belajar di juku (les privat, seperti di Indonesia) untuk dapat lulus ujian masuk universitas. Ujian masuk Perguruan Tinggi dilakukan dua tahap. Pertama secara nasional, soal ujian disusun olehMinistry of education, terdiri dari lima bidang studi seperti ujian masuk SMA. Berikutnya, siswa harus mengikuti ujian masuk yang dilakukan masing-masing universitas. Skor kelulusan adalah akumulasi ujian masuk nasional dan ujian di setiap perguruan tinggi. Nanti hasil ujian tidak diumumkan, tetapi jawaban ujian diberitakan lewat koran, televisi atau internet, sehingga peserta ujian masuk perguruan tinggi harus menghitung sendiri skornya. Jika tidak memenuhi skor minimal yang disyaratkan di fakultas/universitas pilihannya, peserta dapat mengikuti ujian masuk perguruan tinggi swasta atau menjalani masa ronin (menyiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk di tahun berikutnya) di prepatory school (yobikou ).
Penilaian mutu pendidikan di Jepang, dengan kata lain dilakukan dengan menstandarkan ujian masuk SMA dan perguruan tinggi. Tentu saja sistem ini bisa berjalan karena pemerintah di Jepang pun berusaha maksimal untuk menyamakan kondisi public education-nya, dalam arti menyediakan infra struktur yang sama untuk setiap jenjang pendidikan di daerah.
Kebetulan saat ini saya dan keluarga tinggal di Jepang. Saya sering sekali memperhatikan anak-anak sekolah di sini. Dari mulai seragam mereka, tas ransel kotak yang mereka bawa, hingga perlengkapan sekolah yang mereka gantung di sekeliling ransel. Entah, bisa jadi kesimpulan yang saya ambil salah. Bahwa apa yang mereka dapatkan di sekolah, apa yang diajarkan oleh para sensei, bagaimana kerasnya alam Jepang mendidik mereka, telah memberi andil pada kemajuan Jepang saat ini.
Jika kita juga ingin maju, yuk benahi juga pendidikan kita. Sejak pendidikan pertama yang didapatkan seorang anak, yaitu dari orang tuanya di rumah. Artinya, ini tugas kita semua sebagai orang tua. Berikanlah anak haknya, didiklah mereka dengan hati dan cinta.
Jika kita juga ingin maju, yuk benahi juga pendidikan kita. Sejak pendidikan pertama yang didapatkan seorang anak, yaitu dari orang tuanya di rumah. Artinya, ini tugas kita semua sebagai orang tua. Berikanlah anak haknya, didiklah mereka dengan hati dan cinta.
Pemerintah juga terlebih dahulu harus membenahi sarana dan fasilitas pendidikan kita di seluruh wilayah. Memang ini tidak mudah, karena kita sedang berbicara dalam konteks Indonesia dengan ribuan pulaunya, dengan tingkat akses yang berbeda-beda. Masih begitu banyak PR besar yang kita hadapi. Menurut saya, sebelum pemerintah disibukkan dengan isu “swastanisasi” PTN atau UAN yang katanya akan meningkatkan mutu pendidikan kita. Alangkah lebih baik jika pemerintah berupaya keras terlebih dahulu memperhatikan pemenuhan pendidikan dasar 9 tahun. Berupaya memperluas akses masyarakat untuk mendapatkannya. Memperbaiki sarana dan fasilitas pendidikan di tingkat ini, meningkatkan kualitas guru, dan memperbaiki kurikulumnya. Jika pendidikan dasar kita sudah mapan dan berkualitas, insya Allah jenjang pendidikan berikutnya, akan lebih mudah ditata dan ditingkatkan kualitasnya. Semoga bermanfaat.
Fakta Tentang Indonesia
Pulau Bali merupakan tempat bulan madu terbaik di Asia. Setidaknya inilah kesimpulan dari Abaout.com dalam memberikan penilaian terhadap potensi wisata di Indonesia.
Menurut situs dari negara Paman Sam itu, Bali merupakan pusat perhatian turis dunia. Namun masih banyak turis belum mengenali Bali secara lebih detail, apalagi mengenali potensi wisata di luar Bali.
Sebagai negara terbesar di Asia, Indonesia memiliki potensi wisata yang beragam yang bisa ditemukan di setiap sudut di daerah. Ragam pilihan objek wisata akan menjadikan pengalaman yang menarik untuk berpetualang.
Beragam potensi wisata bisa diperoleh di Indonesia, yang tersedia di hampir di setiap sudut daerah di Indonesia. Berikut ini 10 fakta tentang tujuan wisata ke Indonesia.
Penduduk terbesar keempat
Berada di negara kepulauan, Indonesia menempatkan diri sebagai negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dengan jumlah penduduk 248.600.000 jita.
Penduduk muslim
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki mayoritas penduduk terbesar di dunia.
Punya puluhan ribu pulau
Meskipun hitungan resmi jumlah pulau di Indonesia bervariasi setiap tahunnya, namun Indonesia setidaknya memiliki 17.000 pulau.
Danau vulkanik terbesar dunia
Indonesia juga memiliki sebuah danau vulkanik terbesar di dunia, yang berada di Sumatera Utara dengan nama Danau Toba dengan sebuah pulau kecil di tengahnya yang bernama pulau Samosir.
Miliki hewan purba
Indonesia juga menyimpan satwa purba yang masih hidup hingga sekarang ini. Hewan berupa kadal raksasa itu diberi nama komodo yang hidup bebas di kawasan konservasi di Nusa Tenggara Timur. Habitat hewan ini hanya ditemukan di Indonesia.
Miliki habitat orang utan
Selain memiliki hewan purba, Indonesia terutama di pulau Sumatera dan Kalimantan bisa ditemukan habitat orangutan di alam bebas.
Miliki ratusan bahasa
Salah satu yang unik lainnya adalah, Indonesia memiliki ratusan ragam bahasa daerah yang bisa membuat Anda terpana. Setidaknya dari dari 700 bahasa dan dialek digunakan dalam percakapan sehari-hari di Indonesia.
10 FAKTA TENTANG PRIA
1. Pria berusaha keras untuk mendapatkan seorang wanita. Kadang-kadang para pria hanya berpura-pura tidak peduli padamu dan berlaga sedang naksir wanita lain. Para pria senang berakting seolah-olah mereka sulit didapatkan. Padah al jika mereka sudah tahu wanita mana yang mereka suka, mereka akan memberi perhatian penuh.
2. Pria mengenali apa yang wanita pakai. Para wanita harus benar-benar memperhatikan penampilan mereka karena ternyata penampilan juga membuat pria mempertimbangkan apakah dia akan mengajak kencan seorang wanita atau tidak. Misalnya, jangan sekali-kali memakai heels padahal si wanita tahu hari itu akan diajak main tenis oleh teman kencannya.
3. Jangan mencoba memaksakan diri untuk nimbrung dalam obrolan pria hanya karena menyukainya karena ternyata pria sebal terhadap sikap tersebut.
4. Para pria merasa cemburu karena mereka merasa tidak aman. Sebenarnya ketika seorang pria cemburu, perasaan itu muncul karena dia merasa dirinya tidak cukup pantas untuk si wanita.
5. Pria terkadang menyalahkan Pra Menstruasi Syndrome (PMS) saat wanita sedang bad mood. Hal ini berdasarkan pengalaman para pria yang pada satu hari mereka tertawa bersama wanita saat bercanda tetapi di hari lainnya si wanita menggigitnya karena lelucon yang sama. Maka dari itu si pria sering berasumsi jika wanita sedang PMS saat bad mood.
6. Para pria takut dengan komitmen. Kedewasaan wanita diyakini memang datang lebih cepat sehingga ketika wanita mengajak pria untuk berkomitmen, si pria merasa belum siap karena belum mencapat kedewasaan yang sama.
7. Wanita tidak pernah mengerti obsesi olahraga pria. Yah, wanita memang ada yang menyukai olahraga tapi kebanyakan pria 'tergila-gila' pada olahraga dan ini sering tidak dimengerti oleh wanita.
8. Pria tidak suka dandanan menor. Dia lebih suka polesan natural. jangan mencoba ekperimen make up yang belum tentu berhasil saat akan mengencani seorang pria karena bisa menurunkan mood atau bahkan membuatnya batal kencan.
9. Pria suka memanjakan wanita. Para pria suka mengelus-ngelus rambut wanita atau membelai tubuh pasangannya untuk menunjukkan rasa sayang.
10. Para pria terkesan tahu segalanya saat di tempat tidur padahal mereka hanya berpura-pura tahu. Kaum pria yakin bahwa kepercayaan diri adalah solusi terbaik saat mereka mengalami jalan buntu di tempat tidur.
Sumber : http://sekedar-tahu-aja.blogspot.com/2012/01/10-fakta-tentang-pria-yang-harus.html#ixzz2HO4FjEcG
2. Pria mengenali apa yang wanita pakai. Para wanita harus benar-benar memperhatikan penampilan mereka karena ternyata penampilan juga membuat pria mempertimbangkan apakah dia akan mengajak kencan seorang wanita atau tidak. Misalnya, jangan sekali-kali memakai heels padahal si wanita tahu hari itu akan diajak main tenis oleh teman kencannya.
3. Jangan mencoba memaksakan diri untuk nimbrung dalam obrolan pria hanya karena menyukainya karena ternyata pria sebal terhadap sikap tersebut.
4. Para pria merasa cemburu karena mereka merasa tidak aman. Sebenarnya ketika seorang pria cemburu, perasaan itu muncul karena dia merasa dirinya tidak cukup pantas untuk si wanita.
5. Pria terkadang menyalahkan Pra Menstruasi Syndrome (PMS) saat wanita sedang bad mood. Hal ini berdasarkan pengalaman para pria yang pada satu hari mereka tertawa bersama wanita saat bercanda tetapi di hari lainnya si wanita menggigitnya karena lelucon yang sama. Maka dari itu si pria sering berasumsi jika wanita sedang PMS saat bad mood.
6. Para pria takut dengan komitmen. Kedewasaan wanita diyakini memang datang lebih cepat sehingga ketika wanita mengajak pria untuk berkomitmen, si pria merasa belum siap karena belum mencapat kedewasaan yang sama.
7. Wanita tidak pernah mengerti obsesi olahraga pria. Yah, wanita memang ada yang menyukai olahraga tapi kebanyakan pria 'tergila-gila' pada olahraga dan ini sering tidak dimengerti oleh wanita.
8. Pria tidak suka dandanan menor. Dia lebih suka polesan natural. jangan mencoba ekperimen make up yang belum tentu berhasil saat akan mengencani seorang pria karena bisa menurunkan mood atau bahkan membuatnya batal kencan.
9. Pria suka memanjakan wanita. Para pria suka mengelus-ngelus rambut wanita atau membelai tubuh pasangannya untuk menunjukkan rasa sayang.
10. Para pria terkesan tahu segalanya saat di tempat tidur padahal mereka hanya berpura-pura tahu. Kaum pria yakin bahwa kepercayaan diri adalah solusi terbaik saat mereka mengalami jalan buntu di tempat tidur.
Sumber : http://sekedar-tahu-aja.blogspot.com/2012/01/10-fakta-tentang-pria-yang-harus.html#ixzz2HO4FjEcG
FAKTA TENTANG WANITA
1.Bila seorang wanita mengatakan dia sedang bersedih, tetapi dia tidak menitiskan airmata, itu bermakna dia sedang menangis di dalam hatinya.
2.Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya, lebih baik kamu beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.
3.Wanita susah untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayangi (karena itu banyak wanita yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).
4.Jika seorang wanita jatuh cinta dengan seorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika itu dia sedang bersama dengan lelaki lain.
5.Bila lelaki yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya, dia akan cair seperti coklat!!
6.Wanita memang menyukai pujian tetapi selalu tidak tahu cara menerima pujian.
7.Jika kamu tidak suka dengan gadis yang menyukai kamu setengah mati, tolak cintanya dengan lembut, jangan berkasar dengannya karena ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tidak akan tahu bila dia telah membuat keputusan, dia akan melakukan apa saja.
8.Jika seorang gadis sedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya, biarkan dia untuk seketika. Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan, cubalah tegur dia secara perlahan-lahan.
9.Wanita suka meluahkan apa yang mereka rasa. Muzik, puisi, lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.
10.Jangan sesekali beritahu kepada perempuan tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tidak berguna.
11.Bersikap terlalu serius boleh mematikan mood wanita.
12.Bila pertama kali lelaki yang dicintainya sedang memberikan respon positif, misalnya menghubunginya melalui telepon, si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat, tetapi sebenarnya dia akan berteriak kerana gembira dan tak sampai sepuluh minit, semua kawan-kawannya akan mengetahui berita tersebut.
13.Sebuah senyuman memberi seribu arti bagi wanita. Jadi jangan senyum sembarangan kepada wanita.
14.Jika kamu menyukai seorang wanita, mulailah dengan persahabatan. Kemudian biarkan dia mengenalimu lebih dalam.
15.Jika seorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar, tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.
9 Teori Cahaya Menurut Para ahli
2. Robert Grosseteste
Robert Grosseteste (Inggris) scholarum. Magister dari Universitas Oxford dan pendukung pandangan bahwa teori harus dibandingkan dengan observasi, Grosseteste menganggap bahwa sifat cahaya memiliki arti khusus dalam filsafat alam dan menekankan pentingnya matematika dan geometri di mereka belajar. Dia percaya bahwa warna terkait dengan intensitas dan bahwa mereka memperpanjang dari putih menjadi hitam, putih yang paling murni dan berbaring di luar merah dengan hitam tergeletak di bawah biru. pelangi itu menduga sebagai akibat refleksi dan refraksi cahaya matahari oleh lapisan dalam 'awan berair' tapi pengaruh tetesan individu tidak dianggap. Dia memegang melihat, bersama dengan orang-orang Yunani sebelumnya, bahwa visi melibatkan emanasi dari mata ke objek yang dirasakan.
3. Roger Bacon
Roger Bacon (Inggris). Seorang pengikut Grosseteste di Oxford, Bacon diperpanjang pekerjaan Grosseteste di optik. Ia menganggap bahwa kecepatan cahaya terbatas dan bahwa disebarluaskan melalui media dengan cara yang analog dengan propagasi suara. Dalam karyanya Opus Maius, Bacon menggambarkan studinya atas perbesaran benda kecil dengan menggunakan lensa cembung dan menyarankan agar mereka bisa menemukan aplikasi di koreksi penglihatan yang rusak. Dia menghubungkan fenomena pelangi untuk refleksi sinar matahari dari hujan individu
4. Al-Kindi (801 M – 873 M)
Ilmuwan Muslim pertama yang mencurahkan pikirannya untuk mengkaji ilmu optik adalah Al-Kindi (801 M – 873 M). Hasil kerja kerasnya mampu menghasilkan pemahaman baru tentang refleksi cahaya serta prinsip-prinsip persepsi visual.
Secara lugas, Al-Kindi menolak konsep tentang penglihatan yang dilontarkan Aristoteles. Dalam pandangan ilmuwan Yunani itu, penglihatan merupakan bentuk yang diterima mata dari obyek yang sedang dilihat. Namun, menurut Al-Kindi penglihatan justru ditimbulkan daya pencahayaan yang berjalan dari mata ke obyek dalam bentuk kerucut radiasi yang padat.
5. Ibnu Sahl (940 M – 100 M)
Sarjana Muslim lainnya yang menggembangkan ilmu optik adalah Ibnu Sahl (940 M – 100 M). Sejatinya, Ibnu Sahl adalah seorang matematikus yang mendedikasikan dirinya di Istana Baghdad. Pada tahun 984 M, dia menulis risalah yang berjudul On Burning Mirrors and Lenses (pembakaran dan cermin dan lensa). Dalam risalah itu, Ibnu Sahl mempelajari cermin membengkok dan lensa membengkok serta titik api cahaya.
Ibnu Sahl pun menemukan hukum refraksi (pembiasan) yang secara matematis setara dengan hukum Snell. Dia menggunakan hukum tentang pembiasan cahaya untuk memperhitungkan bentuk-bentuk lensa dan cermin yang titik fokus cahanya berada di sebuah titik di poros.
6. Al-Haitham (965 M – 1040 M)
Ilmuwan Muslim yang paling populer di bidang optik adalah Ibnu Al-Haitham (965 M – 1040 M). Menurut Turner, Al-Haitham adalah sarjana Muslim yang mengkaji ilmu optik dengan kualitas riset yang tinggi dan sistematis. “Pencapaian dan keberhasilannya begitu spektakuler,” puji Turner.
Sang ilmuwan Muslim ini meyakini bahwa sinar cahaya keluar dari garis lurus dari setiap titik di permukaan yang bercahaya.
Selain itu, Al-Haitham memecahkan misteri tentang lintasan cahaya melalui berbagai media melalui serangkaian percobaan dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Keberhasilannya yang lain adalah ditemukannya teori pembiasan cahaya. Al-Haitham pun sukses melakukan eksperimen pertamanya tentang penyebaran cahaya terhadap berbagai warna.
Ia pun mencetuskan teori tentang berbagai macam fenomena fisik seperti bayangan, gerhana, dan juga pelangi. Ia juga melakukan percobaan untuk menjelaskan penglihatan binokular dan memberikan penjelasan yang benar tentang peningkatan ukuran matahari dan bulan ketika mendekati horison.
Ibnu Haytham menyatakan bahwa objek yang dilihat mengeluarkan cahaya yang kemudian ditangkap mata sehingga bisa terlihat.
Secara detail, Al-Haitham pun menjelaskan sistem penglihatan mulai dari kinerja syaraf di otak hingga kinerja mata itu sendiri. Ia juga menjelaskan secara detil bagian dan fungsi mata seperti konjungtiva, iris, kornea, lensa, dan menjelaskan peranan masing-masing terhadap penglihatan manusia.
Al-Haitham juga mencetuskan teori lensa pembesar.
7. Kamal Al-Din Al-Farisi (1267 -1319 M)
Kitab Tanqih merupakan pendapat dan pandangan al-Farisi terhadap buah karya Ibnu Haytham. Dalam pandangannya, tak semua teori optik yang diajukan Ibnu Haytham menemukan kebenaran. Guna menutupi kelemahan teori Ibnu Haytham, al-Farisi Al-Farisi lalu mengusulkan teori alternatif. Sehingga, kelemahan dalam teori optik Ibnu Haytham dapat disempurnakan.
Salah satu bagian yang paling penting dalam karya al-Farisi adalah komentarnya tentang teori pelangi. Ibnu Haytham sesungguhnya mengusulkan sebuah teori, tapi al-Farisi mempertimbangkan dua teori yakni teori Ibnu Haytham dan teori Ibnu Sina (Avicenna) sebelum mencetuskan teori baru. Teori yang diusulkan al-Farisi sungguh luar biasa. Ia mampu menjelaskan fenomena alam bernama pelangi menggunakan matematika.
Menurut Ibnu Haytham, pelangi merupapakan cahaya matahari dipantulkan awan sebelum mencapai mata. Teori yang dicetuskan Ibnu Haytham itu dinilainya mengandung kelemahan, karena tak melalui sebuah penelitian yang terlalu baik. Al-Farisi kemudian mengusulkan sebuah teori baru tentang pelangi. Menurut dia, pelangi terjadi karena sinar cahaya matahari dibiaskan dua kali dengan air yang turun. Satu atau lebih pemantulan cahaya terjadi di antara dua pembiasan.
Al-Farisi membuktikan teori tentang pelanginya melalui eksperimen yang luas menggunakan sebuah lapisan transparan diisi dengan air dan sebuah kamera obscura," kata J. J O'Connor, dan E.F. Robertson dalam karyanya bertajuk "Kamal al-Din Abu'l Hasan Muhammad Al-Farisi". Al-Farisi pun diakui telah memperkenalkan dua tambahan sumber pembiasan, yaitu di permukaan antara bejana kaca dan air. Dalam karyanya, al-farisi juga menjelaskan tentang warna pelangi. Ia telah memberi inspirasi bagi masyarakat fisika modern tentang cara membentuk warna.
Para ahli sebelum al-Farisi berpendapat bahwai warna merupakan hasil sebuah pencampuran antara gelap dengan terang. Secara khusus, ia pun melakukan penelitian yang mendalam soal warna. Ia melakukan penelitian dengan lapisan/bola transparan. Hasilnya, al-Farisi mencetuskan bahwa warna-warna terjadi karena superimposition perbedaan bentuk gambar dalam latar belakang gelap.
"Jika gambar kemudian menembus di dalam, cahaya diperkuat lagi dan memproduksi sebuah warna kuning bercahaya. Selanjutnya mencampur gambar yang dikurangi dan kemudian sebuah warna gelap dan merah gelap sampai hilang ketika matahari berada di luar kerucut pembiasan sinar setelh satu kali pemantulan," ungkap al-Farisi.
Penelitiannya itu juga berkaitan dengan dasar investigasi teori dalam dioptika yang disebut al-Kura al-muhriqa yang sebelumnya juga telah dilakukan oleh ahli optik Muslim terdahulu yakni, Ibnu Sahl (1000 M) dan Ibnu al-Haytham (1041 M). Dalam Kitab Tanqih al-Manazir , al-Farisi menggunakan bejana kaca besar yang bersih dalam bentuk sebuah bola, yang diisi dengan air, untuk mendapatkan percobaan model skala besar tentang tetes air hujan.
Dia kemudian menempatkan model ini dengan sebuah kamera obscura yang berfungsi untuk mengontrol lubang bidik kamera untuk pengenalan cahaya. Dia memproyeksikan cahaya ke dalam bentuk bola dan akhirnya dikurangi dengan beberapa percobaan dan penelitian yang mendetail untuk pemantulan dan pembiasan cahaya bahwa warna pelangi adalah sebuah fenomena dekomposisi cahaya.
8. Al Hasan (965-1038 M)
Al Hasan (965-1038) mengemukakan pendapat bahwa mata dapat melihat benda-benda di sekeliling karena adanya cahaya yang dipancarkan atau dipantulkan oleh benda-benda yang bersangkutan masuk ke dalam mata. Teori ini akhirnya dapat diterima oleh orang banyak sampai sekarang ini.
9. Sir Isaac Newton (1642-1727 M)
Sir Isaac Newton (1642-1727) yang mendukung pendapat Al Hasan merupakan ilmuwan berkebangsaan Inggris yang mengemukakan pendapat bahwa dari sumber cahaya dipancarkan partikel-partikel yang sangat kecil dan ringan ke segala arah dengan kecepatan yang sangat besar. Bila partikel-partikel ini mengenai mata, maka manusia akan mendapat kesan melihat benda tersebut.
Tabel Opticks
Alasan dikemukakanya teori ini adalah sebagai berikut:
- Karena partikel cahaya sangat ringan dan berkecepatan tinggi maka cahaya dapat merambat lurus tanpa terpengaruh gaya gravitasi bumi.
- Ketika cahaya mengenai permukaan yang halus maka cahaya akan akan dipantulkan dengan sudut sinar datang sama dengan sudut sinar pantul sehingga sesuai dengan hukum pemantulan Snellius. Peristiwa pemantulan ini dijelaskan oleh Newton dengan menggunakan bantuan sebuah bola yang dipantulkan di atas bidang pantul.
- Alasan berikutnya adalah pada peristiwa pembiasan cahaya yang disamakan dengan peristiwa menggelindingnya sebuah bola pada papan yang berbeda ketinggian yang dihubungkan dengan sebuah bidang miring. Dari permukaan yang lebih tinggi bola digelindingkan dan akan terus menggelinding melalui bidang miring sampai akhirnya bola akan menggelinding di permukaan yang lebih rendah. Jika diamati perjalanan bola, maka sebelum melewati bidang miring lintasan bola akan membentuk sudut α terhadap garis tegak lurus pada bidang miring. Setelah melewati bidang miring lintasan bola akan membentuk sudut β terhadap garis tegak lurus pada bidang miring. Jika permukaan atas dianggap sebagai udara dan permukaan bawah dianggap sebagai air serta bidang miring merupakan batas antara udara dan air, gerak bola dianggap sebagai jalannya pembiasan cahaya dari udara ke air, maka Newton menganggap bahwa kecepatan cahaya dalam air lebih besar dari pada kecepatan cahaya dalam udara.
10. Jean Focault (1819 – 1868 M)
Jean Focault (1819 - 1868) melakukan percobaan tentang pengukuran kecepatan cahaya dalam berbagai medium. Dalam percobaannya Jeans Focault mendapatkan kesimpulan bahwa kecepatan cahaya dalam air lebih kecil dari pada kecepatan cahaya dalam udara.
Langganan:
Postingan (Atom)